Surat Wasiat Berumur 65: Kepastian Agraria untuk Penghidupan Berkelanjutan!

Kemarin, 24 September, adalah hari baik. Hari Undang-Undang Pokok Agraria (UU Nomor 5 Tahun 1960) disahkan, beberapa pihak menyatakan terbitnya UU PA merupakan kemenangan kaum tani; kaum yang bergantung pada pengelolaan sumber daya produktif dalam hidupnya. Karena, UU PA mengandung tata aturan dan tata main pengelolaan sumber daya produktif di Indonesia
Namo Nu Sara: Tradisi Mempertahankan Sumber Penghidupan Masyarakat Desa Darawa, Wakatobi

Masyarakat Desa Darawa di Kabupaten Wakatobi, khususnya di wilayah Kaledupa, memiliki tradisi unik dalam melindungi dan mengatur pemanfaatan wilayah laut yang dikenal dengan Namo Nu Sara.
Hari Tani 2024: Refleksi Penghidupan Berkelanjutan bagi Petani

24 September, tanggal yang sakral bagi perjuangan kaum tani. Pasca disetujuinya RUU Agraria oleh DPR menjadi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria atau dikenal dengan Undang-Undang Pembaruan Agraria (UUPA), tanggal 24 September ditetapkan menjadi Hari Tani Nasional
Petani Hutan di Tengah Pusaran Perdagangan Karbon Global

Isu mengenai karbon dan iklim terus menguat selama kurang lebih dua dekade belakangan. Hal tersebut dipicu oleh terbitnya konvensi-konvensi di tingkat global. Melalui konvensi-konvensi tersebut, Indonesia diminta untuk mengambil kebijakan dan kerja sama untuk menerapkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dalam bingkai meningkatkan cadangan karbon pada hutan.
Secuil Tentang Pesisir dan Nelayan

Pada mulanya, manusia memilih tinggal di area pesisir sebagai upaya mendekatkan diri pada sumber pangan berupa biota laut, seperti ikan atau kerang, yang mudah didapat dan lebih mudah diolah dengan teknologi pada masa itu. Zaman bergerak dan pesisir pun menyesuaikan dirinya
Melalui Tesisnya, Saudara Nanta Membuka Tabir Mengapa Biopestisida Susah Diakses oleh Petani

Wahyu Ridwan Nanta, atau akrab dipanggil Nanta, pada hari ini telah menyelesaikan sidang tesis dengan sukses. Sidang adalah tahapan penting dalam menyelesaikan pendidikan tinggi S2 atau master pada perguruang tinggi
Meragamkan Pangan akan Menguatkan Penghidupan Berkelanjutan di Tingkat Keluarga

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), ketahanan pangan terjadi ketika semua orang, setiap saat, memiliki akses fisik, sosial, dan ekonomi terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi yang memenuhi kebutuhan pangan untuk kehidupan yang aktif dan sehat.